Diberlakukannya pembelajaran tatap muka terbatas dalam waktu dekat, sekolah harus menerapkan protokol kesehatan, seperti menyediakan tempat cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, guru sudah divaksin, serta mempersiapkan kebijakan-kebijakan seperti pengaturan durasi jam masuk, pembatasan jumlah siswa, mekanisme istirahat makan siang, prosedur alur mitigasi, prosedur berangkat dan pulang, infrastruktur, evaluasi, mekanisme rujukan dari sekolah dan keterlibatan sekolah.
pendekatan S3B berbasis sistem dan lebih komprehensif karena menggunakan pendekatan multi hazard. Terdapat identifikasi dan penilaian resiko yang kemudian dimasukkan dalam sistem S3B. S3B memiliki tujuh komponen yang terdiri dari komitmen, sistem perencanaan anggaran, ada pelaporan, kurikulum muatan belajar sudah mengcover resiko di sekolah, infrastruktur, ketersediaan informasi, dan kemitraan untuk terus memperbaiki sistem di sekolah.
Tantangan disekolah saat ini tidak hanya COVID-19 tetapi bagaimana sekolah mampu memperhatikan tumbuh kembang anak agar tetap optimal. Selama proses pembelajaran daring ataupun blended anak-anak terbatas batas aktivitasnya dan mempunyai kebiasaan baru yaitu menggunakan laptop/gadget/komputer dalam waktu yang lama. Kebiasaan tersebut berpengaruh pada kesehatan mata, radiasi, postur tubuh, bahkan bullying.
Dokumen Kegiatan









0 $type={blogger}:
Posting Komentar